Japan LifeHub

Cara Menambah Dana Rekening Bank Jepang dari Cryptocurrency dan Exchange: Panduan untuk Orang Asing

2026.07.28

Kamu punya aset cryptocurrency dan ingin menggunakannya untuk kehidupan sehari-hari di Jepang? Atau mungkin kamu penasaran bagaimana cara melakukan deposit cryptocurrency ke rekening bank Jepang sebagai orang asing? Prosesnya memang sedikit berbeda dibanding di Indonesia, tapi bukan berarti rumit. Artikel ini akan memandu kamu langkah demi langkah, dari menukar kripto menjadi yen Jepang (JPY) hingga dana masuk ke rekening bankmu.

Hal Penting yang Perlu Kamu Pahami Dulu

Di Jepang, kamu tidak bisa langsung transfer dari dompet kripto ke rekening bank biasa. Prosesnya harus melalui dua tahap utama: pertama, jual aset kriptomu di exchange yang berlisensi di Jepang, lalu tarik hasilnya ke rekening bank dalam bentuk yen. Selain itu, perlu diingat bahwa keuntungan dari penjualan kripto di Jepang bisa dikenakan pajak — jadi simpan catatan transaksimu dengan baik dan konsultasikan dengan ahli pajak jika perlu. Artikel ini hanya memberikan informasi umum dan bukan saran keuangan atau hukum.

Langkah 1 – Siapkan Rekening Bank Jepang Terlebih Dahulu

Untuk bisa menerima yen dari exchange kripto, kamu membutuhkan rekening bank Jepang. Berikut beberapa pilihan yang ramah untuk orang asing:

  • Japan Post Bank (Yucho Bank) — Salah satu yang paling mudah dibuka, bahkan untuk pendatang baru. Tersedia di seluruh Jepang.
  • Rakuten Bank — Bank online dengan proses pendaftaran yang relatif mudah dan antarmuka yang cukup ramah bahasa Inggris.
  • Sony Bank — Cocok untuk yang sering bertransaksi valuta asing, termasuk yen.
  • SBI Shinsei Bank — Pilihan online bank lain yang cukup mudah diakses orang asing.

Dokumen yang biasanya dibutuhkan antara lain: kartu izin tinggal (zairyu card), alamat di Jepang, nomor telepon Jepang, dan kadang hanko (stempel pribadi). Banyak bank konvensional meminta masa tinggal sekitar 6 bulan, sementara Yucho dan beberapa bank lainnya sering bisa dibuka lebih awal. Pastikan cek syarat terbaru langsung ke bank yang kamu tuju.

Belum punya rekening bank Jepang? Sementara menunggu, kamu bisa menggunakan Wise — layanan uang elektronik berlisensi yang memungkinkan kamu menerima, menyimpan, dan mengkonversi JPY serta mata uang lain menggunakan detail rekening milikmu sendiri. Ini solusi sementara yang sangat praktis.

Langkah 2 – Pilih Exchange Kripto yang Berlisensi di Jepang

Ini bagian yang paling krusial. Kamu harus menggunakan exchange yang terdaftar dan berlisensi di Jepang (diawasi oleh FSA — Financial Services Agency). Jangan gunakan exchange yang tidak berlisensi di Jepang karena berisiko dan mungkin tidak bisa melakukan penarikan ke rekening bank Jepang.

Berikut beberapa exchange kripto berlisensi yang populer di kalangan orang asing di Jepang:

Exchange Bahasa Antarmuka Cocok untuk Orang Asing Catatan
Coincheck Jepang (ada panduan bahasa Inggris) Ya Populer, antarmuka cukup mudah
bitFlyer Jepang & Inggris Ya Salah satu exchange terbesar di Jepang
GMO Coin Jepang Cukup Biaya penarikan relatif rendah
SBI VC Trade Jepang Cukup Terafiliasi dengan SBI Group

Selalu cek biaya terbaru, syarat verifikasi, dan kebijakan masing-masing exchange langsung di situs resmi mereka karena informasi ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Langkah 3 – Daftar dan Verifikasi Akun Exchange

Proses pendaftaran di exchange Jepang biasanya melibatkan verifikasi identitas (KYC — Know Your Customer). Dokumen yang umumnya dibutuhkan:

  • Kartu izin tinggal (zairyu card) — bagian depan dan belakang
  • Foto selfie dengan kartu identitas
  • Alamat email aktif
  • Nomor telepon Jepang

Proses verifikasi bisa memakan waktu beberapa hari kerja. Bersabar ya — ini langkah wajib dan tidak bisa dilewati.

Langkah 4 – Transfer Kripto ke Exchange Jepang dan Jual

Setelah akun exchange-mu terverifikasi, ikuti langkah berikut:

  1. Salin alamat deposit (deposit address) kripto yang sesuai dari exchange Jepang-mu.
  2. Kirim aset kripto dari dompet atau exchange luar negerimu ke alamat tersebut. Pastikan jaringan (network) yang digunakan sama persis untuk menghindari kehilangan aset.
  3. Setelah aset masuk, jual kripto tersebut ke yen Jepang (JPY) melalui fitur jual (sell) di exchange.
  4. Dana yen kini tersimpan di saldo akun exchange-mu.

Langkah 5 – Tarik Dana Yen ke Rekening Bank Jepangmu

Langkah terakhir adalah menarik saldo yen ke rekening bank Jepang yang sudah kamu daftarkan di exchange:

  • Masuk ke menu penarikan (withdrawal) di exchange.
  • Masukkan nomor rekening bank Jepangmu (nama bank, nomor cabang, nomor rekening, nama pemilik rekening dalam huruf katakana).
  • Masukkan jumlah yang ingin ditarik.
  • Konfirmasi transaksi — biasanya ada verifikasi tambahan via email atau SMS.

Waktu proses penarikan bervariasi, umumnya antara 1–3 hari kerja tergantung exchange dan bank. Biaya penarikan juga berbeda-beda — selalu cek di situs resmi exchange sebelum bertransaksi.

Tips Penting untuk Orang Asing di Jepang

  • Catat semua transaksi — keuntungan kripto di Jepang bisa kena pajak penghasilan. Simpan riwayat beli, jual, dan harganya.
  • Gunakan exchange berlisensi FSA — jangan tergiur exchange luar yang menjanjikan biaya lebih murah tapi tidak terdaftar di Jepang.
  • Perhatikan biaya jaringan (gas fee) saat mengirim kripto antar platform, terutama untuk Ethereum dan token berbasis ERC-20.
  • Jangan kirim kripto ke jaringan yang salah — ini bisa menyebabkan dana hilang permanen.
  • Jika bahasa Jepang masih jadi kendala, cari panduan atau komunitas orang Indonesia di Jepang yang sudah berpengalaman menggunakan exchange tertentu.

Kesimpulan: Dari Kripto ke Yen, Bisa Kok!

Melakukan deposit cryptocurrency ke rekening bank Jepang sebagai orang asing memang butuh beberapa langkah ekstra dibanding di Indonesia, tapi prosesnya sangat bisa dilakukan asalkan kamu ikuti alurnya dengan benar. Kuncinya ada tiga: punya rekening bank Jepang (atau Wise sebagai alternatif sementara), gunakan exchange berlisensi di Jepang, dan selalu verifikasi biaya serta aturan terbaru langsung di situs resmi masing-masing layanan.

Semangat ya! Dengan persiapan yang tepat, mengelola aset kripto sambil tinggal di Jepang bisa jadi jauh lebih mudah dari yang kamu bayangkan.

Langkah selanjutnya

← Kembali ke Rekening Bank

Panduan terkait

Bulan pertama Anda di Jepang