Japan LifeHub

Kartu My Number dan Hubungannya dengan Rekening Bank Jepang untuk Orang Asing: Apakah Diperlukan?

2026.07.28

Salah satu pertanyaan yang sering muncul di kalangan orang asing yang baru tinggal di Jepang adalah: apakah kartu My Number diperlukan untuk membuka rekening bank di Jepang? Pertanyaan ini wajar sekali, terutama karena kartu My Number terasa seperti dokumen "ajaib" yang dibutuhkan untuk hampir semua urusan di Jepang. Tapi tenang — jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak, dan artikel ini akan menjelaskan semuanya secara jelas dan praktis.

Apa Itu Kartu My Number?

My Number (マイナンバー) adalah nomor identitas unik yang diberikan pemerintah Jepang kepada setiap orang yang terdaftar sebagai penduduk, termasuk warga negara asing yang memegang status tinggal (zairyu card). Nomor ini tertera pada kartu My Number (マイナンバーカード) — kartu fisik yang harus kamu ajukan secara terpisah ke kantor kelurahan (shiyakusho/kuyakusho).

Penting untuk dibedakan: menerima nomor My Number itu otomatis (dikirimkan melalui surat), tapi membuat kartu fisiknya perlu diurus sendiri. Kamu bisa punya nomor My Number tanpa memiliki kartu fisiknya.

Apakah Kartu My Number Wajib untuk Membuka Rekening Bank di Jepang?

Secara umum, kartu My Number bukan dokumen wajib utama untuk membuka rekening bank di Jepang bagi orang asing. Dokumen yang paling penting adalah kartu zairyu (residence card / kartu izin tinggal) kamu.

Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu tahu:

  • Sejak tahun 2021, bank-bank di Jepang diwajibkan oleh pemerintah untuk mengumpulkan nomor My Number dari nasabah untuk keperluan pelaporan pajak. Ini bukan berarti kamu harus menunjukkan kartu fisiknya saat membuka rekening, tetapi bank bisa memintamu untuk melaporkan nomor ini di kemudian hari.
  • Beberapa bank mungkin meminta kartu My Number sebagai salah satu opsi dokumen identitas, bukan satu-satunya pilihan.
  • Setiap bank memiliki kebijakan berbeda — selalu cek langsung ke bank yang ingin kamu daftar.

Dokumen yang Biasanya Dibutuhkan untuk Buka Rekening Bank

Berikut dokumen yang umumnya diperlukan (panduan umum — konfirmasi langsung ke bank yang kamu tuju karena persyaratan bisa berubah):

  • Kartu Zairyu (Residence Card) — ini dokumen utama dan paling penting
  • Alamat di Jepang — kamu harus sudah terdaftar sebagai penduduk
  • Nomor telepon Jepang — sebagian besar bank membutuhkan ini
  • Hanko (stempel pribadi) — beberapa bank tradisional masih memintanya, meski banyak yang sudah tidak wajib
  • Nomor My Number — bisa diminta untuk keperluan pelaporan pajak, biasanya setelah rekening dibuka

Pilihan Bank yang Ramah untuk Orang Asing Baru di Jepang

Tidak semua bank sama dalam hal kemudahan pendaftaran. Berikut perbandingan umum beberapa pilihan populer (informasi ini bersifat panduan — selalu cek situs resmi masing-masing bank untuk persyaratan terbaru):

Bank Syarat Lama Tinggal Dukungan Bahasa Asing Cara Daftar
Japan Post Bank (Yucho) Bisa dari awal tinggal Terbatas, tapi tersedia panduan Di cabang (kantor pos)
Rakuten Bank Bervariasi, cek langsung Ada panduan berbahasa Inggris Online
Sony Bank Bervariasi, cek langsung Tersedia dalam beberapa bahasa Online
SBI Shinsei Bank Bervariasi, cek langsung Tersedia dalam bahasa Inggris Online
Bank tradisional (MUFG, dll.) Sering butuh minimal 6 bulan Sangat terbatas Di cabang

Untuk orang asing yang baru tiba di Jepang, Japan Post Bank (Yucho) sering menjadi pilihan pertama karena relatif lebih mudah diakses. Bank online seperti Rakuten Bank dan SBI Shinsei Bank juga populer karena prosesnya bisa dilakukan dari rumah.

Langkah-Langkah Umum Membuka Rekening Bank di Jepang

  1. Pastikan kamu sudah terdaftar sebagai penduduk di kantor kelurahan setempat dan memiliki kartu zairyu yang valid.
  2. Siapkan nomor telepon Jepang. Ini biasanya wajib. Kalau belum punya, pertimbangkan SIM card dari penyedia seperti GTN Mobile yang ramah untuk orang asing baru.
  3. Pilih bank yang sesuai dengan kebutuhanmu (kemudahan daftar, dukungan bahasa, fitur transfer internasional, dll.).
  4. Kunjungi cabang atau daftar online sesuai prosedur bank yang dipilih.
  5. Isi formulir dan serahkan dokumen yang diminta. Jika diminta nomor My Number, kamu bisa menyebutkan nomornya (dari surat pemberitahuan) meski belum punya kartu fisiknya — tapi konfirmasi ke bank terlebih dahulu.
  6. Tunggu kartu ATM dikirim ke alamatmu (biasanya membutuhkan beberapa hari hingga dua minggu).

Belum Bisa Buka Rekening? Ada Alternatif Sementara

Jika kamu masih dalam proses mengurus dokumen atau bank menolak permohonanmu karena baru tiba di Jepang, jangan khawatir. Ada solusi praktis yang bisa digunakan sementara:

Wise adalah layanan e-money berlisensi yang memungkinkanmu menerima, menyimpan, dan menukar uang dalam berbagai mata uang — termasuk yen Jepang (JPY) — menggunakan detail rekening virtual milikmu. Ini bisa menjadi solusi yang berguna sambil menunggu rekening bank Jepang aktif, termasuk untuk keperluan menerima gaji atau mengirim uang ke Indonesia. Pastikan cek syarat dan ketentuan terbaru di situs resmi Wise.

Kesimpulan: My Number Card Penting, tapi Bukan Satu-Satunya Kunci

Untuk menjawab pertanyaan utama: kartu My Number bukan syarat mutlak untuk membuka rekening bank di Jepang bagi orang asing, tapi nomor My Number-mu mungkin akan diminta oleh bank untuk keperluan pelaporan pajak. Dokumen yang paling penting tetaplah kartu zairyu (residence card) dan alamat tempat tinggal yang terdaftar.

Yang paling penting adalah kamu tetap proaktif: segera urus pendaftaran penduduk setelah tiba di Jepang, dan jangan tunda membuat kartu My Number karena kartu ini akan berguna untuk banyak hal lain di masa depan. Jika satu bank menolak, coba bank lain — setiap bank punya kebijakan berbeda, dan ada banyak pilihan yang ramah untuk orang asing.

Kamu sudah melangkah jauh dengan mencari informasi ini. Semangat, dan semoga proses pembukaan rekening bankmu berjalan lancar!

Langkah selanjutnya

← Kembali ke Rekening Bank

Panduan terkait

Bulan pertama Anda di Jepang