Japan LifeHub

Cara Mendaftar Perkawinan & Perceraian di Kantor Kota (Shiyakusho) Jepang

2026.07.27

Bagi orang asing yang tinggal di Jepang, mengurus perubahan status perkawinan — baik menikah maupun bercerai — di kantor kota (shiyakusho) bisa terasa membingungkan. Prosedurnya berbeda dari Indonesia, dokumennya banyak, dan hambatan bahasa sering kali jadi tantangan tersendiri. Artikel ini hadir sebagai panduan praktis agar kamu bisa mempersiapkan daftar perkawinan perceraian kantor kota Jepang dengan lebih tenang dan percaya diri.

Mengapa Harus Melapor ke Kantor Kota?

Di Jepang, setiap perubahan status keluarga wajib dilaporkan ke kantor kota atau kantor kecamatan (kuyakusho) tempat kamu terdaftar. Ini bukan sekadar formalitas — laporan ini akan memperbarui Jūminhyō (kartu kependudukan) dan catatan status resmimu di Jepang. Bagi pemegang kartu residensi (Zairyu Card), perubahan status keluarga juga bisa berpengaruh pada perpanjangan visa dan status imigrasi ke depannya.

Mendaftar Perkawinan di Kantor Kota Jepang

Ada dua skenario umum: menikah dengan warga negara Jepang, atau menikah sesama orang asing di Jepang. Keduanya memerlukan pengajuan Kon'in届 (Kon'in Todoke) — surat pemberitahuan perkawinan resmi.

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Menikah

  • Formulir Kon'in Todoke — bisa diambil gratis di kantor kota atau diunduh dari situs resmi kota setempat.
  • Kartu Residensi (Zairyu Card) — milik kedua calon pasangan jika keduanya orang asing.
  • Dokumen dari negara asal — biasanya diperlukan Surat Keterangan Belum Menikah (Certificate of No Impediment / CNI) dari Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo atau Konsulat Jenderal RI terdekat. Dokumen ini perlu diterjemahkan ke bahasa Jepang.
  • Paspor — untuk verifikasi identitas.
  • Dua orang saksi — yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan menandatangani formulir (tidak harus hadir langsung, bisa tanda tangan terlebih dahulu).

Langkah-Langkah Mendaftar Perkawinan

  1. Urus CNI di Kedutaan Besar RI atau Konsulat. Proses ini membutuhkan waktu beberapa minggu, jadi rencanakan jauh hari.
  2. Terjemahkan CNI ke bahasa Jepang oleh penerjemah resmi atau lembaga yang diakui.
  3. Ambil dan isi formulir Kon'in Todoke di kantor kota.
  4. Datang ke kantor kota dengan semua dokumen. Bagian koseki atau shimin-ka biasanya yang mengurus ini.
  5. Setelah diterima, kamu akan menerima tanda terima. Perkawinan resmi secara hukum Jepang sejak saat itu.
  6. Laporkan juga perkawinanmu ke Kedutaan Besar RI agar status pernikahanmu diakui di Indonesia.

Catatan penting: Persyaratan dokumen bisa berbeda tergantung kotamu. Selalu konfirmasi ke kantor kota setempat atau situs resminya sebelum datang.

Mendaftar Perceraian di Kantor Kota Jepang

Perceraian di Jepang bisa dilakukan melalui jalur kesepakatan bersama (kyōgi rikon) atau melalui pengadilan jika tidak ada kesepakatan. Panduan ini berfokus pada jalur kesepakatan bersama yang lebih umum.

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Perceraian

  • Formulir Rikon Todoke — formulir pemberitahuan perceraian, tersedia di kantor kota.
  • Kartu Residensi (Zairyu Card) — kedua pihak.
  • Paspor kedua pihak.
  • Dua orang saksi yang menandatangani formulir.
  • Jika ada anak, perlu diputuskan siapa yang memegang hak asuh (shinken) dan dicantumkan dalam formulir.

Langkah-Langkah Mendaftar Perceraian

  1. Pastikan kedua pihak setuju untuk bercerai dan menandatangani formulir Rikon Todoke.
  2. Lengkapi bagian hak asuh anak jika ada.
  3. Ajukan formulir ke kantor kota tempat pernikahan tercatat atau tempat salah satu pihak terdaftar.
  4. Setelah diterima, perceraian resmi secara hukum Jepang.
  5. Laporkan perceraian ke Kedutaan Besar RI untuk memperbarui status di dokumen Indonesia.

Perhatian: Jika perceraian tidak dapat diselesaikan secara damai, proses ini harus melalui pengadilan keluarga Jepang (katei saibansho). Dalam situasi ini, sangat disarankan untuk mencari bantuan pengacara atau konsultan hukum yang berpengalaman.

Perbandingan Singkat: Perkawinan vs. Perceraian di Kantor Kota

Aspek Perkawinan (Kon'in Todoke) Perceraian (Rikon Todoke)
Formulir utama Kon'in Todoke Rikon Todoke
Dokumen dari Indonesia CNI dari Kedubes RI (wajib) Umumnya tidak diperlukan
Saksi 2 orang (tanda tangan di formulir) 2 orang (tanda tangan di formulir)
Biaya di kantor kota Gratis Gratis
Laporan ke Kedubes RI Sangat dianjurkan Sangat dianjurkan
Waktu proses Bisa memakan waktu beberapa minggu (persiapan CNI) Relatif lebih cepat jika sepakat

Tips Praktis Saat ke Kantor Kota

  • Telepon atau kunjungi lebih dulu: Hubungi kantor kota untuk mengonfirmasi dokumen apa saja yang dibutuhkan. Daftar persyaratan bisa berbeda antar kota.
  • Bawa salinan semua dokumen: Lebih baik membawa terlalu banyak daripada kekurangan.
  • Manfaatkan layanan penerjemahan: Banyak kantor kota menyediakan staf multibahasa atau layanan telepon interpreter gratis. Tanyakan saat kamu tiba.
  • Datang di luar jam sibuk: Pagi hari di hari Selasa hingga Kamis biasanya lebih sepi dibanding Senin atau hari setelah libur nasional.
  • Simpan semua tanda terima: Dokumen yang diterbitkan kantor kota bisa berguna saat mengurus visa atau urusan keimigrasian berikutnya.

Jangan Lupa Laporkan ke Kedutaan Besar RI

Setelah urusan di kantor kota Jepang selesai, langkah penting berikutnya adalah melapor ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo atau Konsulat Jenderal RI terdekat. Ini penting agar status perkawinan atau perceraianmu juga diakui secara hukum di Indonesia dan tercatat di dokumen kependudukanmu. Bawa salinan dokumen dari kantor kota dan tanyakan prosedur terkini langsung ke Kedubes.

Kesimpulan: Tenang, Kamu Bisa Mengurus Ini!

Mengurus daftar perkawinan perceraian kantor kota Jepang memang memerlukan persiapan yang teliti, terutama soal dokumen dari Indonesia. Namun dengan mengetahui langkah-langkahnya lebih awal, prosesnya jauh lebih bisa dikendalikan. Ingat: persiapkan dokumen sejak jauh hari, konfirmasi persyaratan terbaru ke kantor kota setempat, dan jangan lupa lapor ke Kedutaan Besar RI setelah semuanya selesai. Kamu tidak sendirian — banyak orang Indonesia di Jepang telah melalui proses yang sama, dan dengan panduan ini kamu sudah selangkah lebih siap.

Langkah selanjutnya

← Kembali ke Hal Penting

Panduan terkait

Bulan pertama Anda di Jepang