Japan LifeHub

Biaya Keluar-Masuk Apartemen Jepang: Checklist Lengkap Semua Pengeluaran untuk Orang Asing

2026.07.29

Pindah apartemen di Jepang bisa terasa membingungkan, apalagi kalau kamu baru pertama kali dan belum fasih berbahasa Jepang. Salah satu hal yang paling sering bikin kaget adalah biaya keluar masuk apartemen Jepang yang jauh lebih banyak jenisnya dibanding di Indonesia. Artikel ini akan membahas semua pengeluaran yang perlu kamu siapkan — mulai dari hari pertama tanda tangan kontrak hingga hari terakhir kamu menyerahkan kunci.

Biaya Saat Masuk (Pindah ke Apartemen Baru)

Saat kamu pertama kali menyewa apartemen di Jepang, siapkan dana yang cukup besar di awal. Ini bukan hanya untuk sewa bulan pertama — ada beberapa komponen biaya yang harus dibayar sekaligus.

1. Uang Deposit (敷金 / Shikikin)

Shikikin adalah uang jaminan yang dibayar di muka dan bisa dikembalikan sebagian atau seluruhnya saat kamu keluar, tergantung kondisi apartemen. Besarannya biasanya 1–2 bulan sewa. Uang ini digunakan untuk menutup kerusakan atau biaya pembersihan jika diperlukan saat kamu keluar.

2. Uang礼金 (Reikin / Key Money)

Reikin adalah pembayaran "terima kasih" kepada pemilik apartemen yang tidak dikembalikan sama sekali. Besarannya juga sekitar 1–2 bulan sewa. Tidak semua apartemen mengenakan reikin — banyak apartemen modern atau yang dikelola perusahaan manajemen sudah tidak mewajibkan ini. Tanyakan sebelum tanda tangan.

3. Biaya Agen Properti (仲介手数料 / Chukai Tesuryo)

Kalau kamu menyewa melalui agen properti (tidak langsung dari pemilik), biasanya ada biaya agen sekitar 1 bulan sewa + pajak konsumsi (10%). Ini adalah biaya sekali bayar dan tidak dikembalikan.

4. Sewa Bulan Pertama (dan Terkadang Bulan Berjalan)

Kamu biasanya membayar sewa bulan pertama sekaligus di awal. Jika kamu pindah di tengah bulan, kamu mungkin juga membayar sewa pro-rata untuk sisa bulan berjalan.

5. Biaya Asuransi Kebakaran (火災保険 / Kasai Hoken)

Hampir semua kontrak sewa di Jepang mewajibkan asuransi kebakaran. Biayanya bervariasi, tapi biasanya sekitar 15.000–20.000 yen per tahun untuk apartemen kecil. Konfirmasi harga terkini dengan agen atau perusahaan asuransi pilihanmu.

6. Biaya Kunci atau Penggantian Kunci (鍵交換 / Kagi Kokan)

Untuk alasan keamanan, kunci apartemen biasanya diganti setiap kali ada penyewa baru. Biaya ini berkisar antara 10.000–20.000 yen dan biasanya dibebankan kepada penyewa baru.

7. Biaya Pembersihan Awal (クリーニング代)

Beberapa apartemen membebankan biaya pembersihan di muka saat kamu masuk. Ini untuk memastikan unit sudah bersih sebelum kamu tinggali. Besarannya bervariasi tergantung ukuran unit.

Ringkasan Biaya Masuk

Jenis Biaya Perkiraan Besaran Dikembalikan?
Shikikin (Deposit) 1–2 bulan sewa Sebagian/ya
Reikin (Key Money) 0–2 bulan sewa Tidak
Biaya Agen ~1 bulan sewa + pajak Tidak
Sewa bulan pertama 1 bulan sewa Tidak
Asuransi kebakaran ~15.000–20.000 yen/tahun Tidak
Penggantian kunci ~10.000–20.000 yen Tidak
Biaya pembersihan awal Bervariasi Tidak

Secara keseluruhan, total biaya awal ini bisa mencapai 4–6 kali lipat sewa bulanan. Pastikan kamu sudah menyiapkan dana cadangan yang cukup sebelum mulai mencari apartemen.

Biaya Rutin Selama Tinggal

Selain sewa bulanan, ada beberapa biaya rutin lain yang perlu diperhitungkan:

  • Sewa bulanan (家賃 / Yachin): Dibayar setiap bulan, biasanya via transfer bank otomatis.
  • Biaya manajemen (管理費 / Kanrihi): Biaya perawatan gedung, biasanya sudah tercantum di iklan sewa.
  • Utilitas: Listrik, gas, dan air dibayar terpisah langsung ke penyedia layanan.
  • Internet: Biasanya dikontrak sendiri atau sudah tersedia di apartemen tertentu.

Biaya Saat Keluar (Pindah dari Apartemen)

Proses keluar apartemen di Jepang tidak kalah pentingnya untuk dipahami. Ada beberapa hal yang sering bikin bingung, terutama soal pengembalian deposit.

1. Pemberitahuan Keluar (退去通知 / Taikyo Tsuchi)

Kamu wajib memberitahu pemilik atau agen properti sebelum keluar — biasanya 1–2 bulan sebelumnya, sesuai yang tertulis di kontrak. Kalau kamu tidak memberi tahu tepat waktu, kamu bisa dikenakan biaya sewa tambahan. Baca kontrakmu dengan seksama atau minta bantuan untuk menerjemahkannya.

2. Inspeksi Akhir (退去立会い / Taikyo Tachiai)

Sebelum kamu menyerahkan kunci, biasanya ada sesi inspeksi bersama (kamu + perwakilan pemilik/agen). Mereka akan memeriksa kondisi unit — apakah ada kerusakan, noda, atau hal-hal yang perlu diperbaiki. Ini adalah momen penting yang menentukan berapa banyak deposit yang dikembalikan.

3. Biaya Pemulihan Kondisi (原状回復 / Genjou Kaifuku)

Penyewa di Jepang bertanggung jawab untuk mengembalikan unit ke kondisi awal — tapi ini ada batasannya. Menurut panduan dari Kementerian Pertanahan Jepang, keausan normal akibat pemakaian sehari-hari (misalnya bekas matahari di karpet atau bekas paku kecil di dinding) biasanya bukan tanggung jawab penyewa. Tapi kerusakan akibat kelalaian (misalnya noda besar, lubang di dinding, kotoran berlebihan) adalah tanggung jawabmu.

4. Biaya Pembersihan Akhir (ハウスクリーニング)

Hampir semua kontrak mencantumkan biaya pembersihan profesional saat kamu keluar. Besarannya tergantung ukuran unit. Beberapa kontrak sudah mencantumkan biaya ini sejak awal — periksa kontrakmu.

5. Pengembalian Deposit (Shikikin)

Setelah inspeksi dan semua perhitungan selesai, sisa deposit dikembalikan ke rekeningmu. Proses ini biasanya memakan waktu 1–2 bulan setelah kamu keluar. Pastikan kamu memberikan nomor rekening yang benar kepada agen atau pemilik apartemen.

Tips Praktis untuk Orang Asing

  • Foto kondisi unit saat masuk: Dokumentasikan setiap sudut ruangan di hari pertama. Ini bisa melindungimu saat inspeksi keluar jika ada sengketa.
  • Baca kontrak dengan teliti: Minta terjemahan atau gunakan aplikasi penerjemah jika perlu. Jangan tanda tangan sebelum kamu mengerti isi kontrak.
  • Cari apartemen ramah orang asing: Beberapa layanan seperti GTN menawarkan apartemen tanpa garantor (hoshounin) yang cocok untuk warga asing yang belum punya kenalan di Jepang.
  • Siapkan rekening bank Jepang: Pembayaran sewa dan utilitas umumnya memerlukan rekening bank Jepang. Bank seperti Yucho (JP Bank) relatif mudah dibuka untuk warga asing.
  • Kirim uang ke keluarga dengan biaya lebih hemat: Kalau kamu perlu mengirim uang ke Indonesia di tengah proses pindahan yang butuh banyak biaya, pertimbangkan layanan seperti Wise atau Remitly yang biasanya menawarkan kurs lebih kompetitif dibanding bank konvensional Jepang.

Kesimpulan: Rencanakan Biaya Keluar-Masuk Apartemen Jepang dari Jauh-Jauh Hari

Memahami biaya keluar masuk apartemen Jepang sejak awal adalah kunci agar kamu tidak kaget dan tidak kehabisan dana di saat yang paling tidak tepat. Dari shikikin, reikin, biaya agen, hingga inspeksi akhir — semuanya perlu masuk dalam perencanaan keuanganmu.

Yang paling penting: baca kontrakmu, dokumentasikan kondisi unit, dan jangan ragu bertanya kepada agen atau pemilik jika ada yang tidak kamu mengerti. Banyak agen properti di kota besar kini sudah terbiasa melayani warga asing — jadi jangan malu untuk meminta penjelasan lebih lanjut.

Semangat ya! Proses pindahan memang terasa berat di awal, tapi dengan persiapan yang matang, kamu pasti bisa melewatinya dengan lancar dan mulai menikmati kehidupan barumu di Jepang.

Panduan terkait

Bulan pertama Anda di Jepang