Japan LifeHub

Furniture & Peralatan Rumah Tangga untuk Apartemen Jepang: Tempat Beli & Tips Hemat untuk Orang Asing

2026.07.27

Pindah ke apartemen baru di Jepang itu menyenangkan, tapi juga bisa membuat dompet cepat menipis — terutama kalau kamu harus membeli furniture dan peralatan rumah tangga dari nol. Bagi banyak orang asing yang baru tiba, pertanyaan paling umum adalah: di mana beli furniture murah untuk apartemen Jepang? Tenang, kamu tidak sendirian. Panduan ini akan membantu kamu menemukan tempat belanja terbaik, tips hemat yang nyata, dan cara menyiasati ruang apartemen Jepang yang biasanya mungil.

Tantangan Nyata Mengisi Apartemen di Jepang

Kebanyakan apartemen di Jepang — terutama yang disewa oleh orang asing dengan anggaran terbatas — datang dalam kondisi unfurnished. Artinya, kamu perlu membeli sendiri mulai dari kasur, kulkas, mesin cuci, hingga peralatan memasak. Ditambah lagi, ruangannya seringkali kecil, jadi ukuran furniture sangat penting diperhatikan agar tidak terasa sesak.

Kendala bahasa juga nyata. Banyak toko di Jepang belum sepenuhnya ramah bahasa Inggris, apalagi Indonesia. Tapi dengan panduan ini, kamu bisa berbelanja dengan lebih percaya diri.

Toko Rekomendasi untuk Beli Furniture Murah di Jepang

1. Nitori (ニトリ)

Nitori sering disebut sebagai "IKEA-nya Jepang". Harganya terjangkau, desainnya simpel dan fungsional, dan tersedia di hampir semua kota besar di Jepang. Kamu bisa menemukan kasur, rak, meja, kursi, tirai, hingga peralatan dapur semuanya di satu tempat. Nitori juga punya toko online yang cukup mudah digunakan. Cocok banget untuk kamu yang baru mulai mengisi apartemen.

2. IKEA Japan

IKEA tersedia di beberapa kota besar seperti Tokyo (Harajuku, Shinonome), Osaka, Nagoya, dan Fukuoka. Harganya kompetitif dan banyak pilihan furniture multifungsi yang sangat cocok untuk apartemen kecil. Perlu diingat, kamu perlu merakit sendiri sebagian besar furniturenya — tapi manualnya biasanya mudah dipahami.

3. Daiso, Seria, dan Can★Do (Toko 100 Yen)

Untuk peralatan kecil rumah tangga seperti piring, sendok, rak kecil, organizer, tempat sabun, dan lain-lain — toko 100 yen adalah surga. Harganya rata-rata 110 yen per item (termasuk pajak). Kualitasnya lumayan dan sangat cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

4. Secondhand Stores (Toko Barang Bekas)

Ini adalah salah satu cara paling hemat untuk mengisi apartemen. Toko bekas seperti Hard Off / Off House, Book Off, dan 2nd Street menjual furniture, elektronik, dan peralatan rumah tangga dengan harga jauh lebih murah dari toko baru. Kondisinya pun sering kali masih sangat baik karena orang Jepang cenderung merawat barang dengan teliti.

5. Mercari dan Yahoo Auctions (Online)

Aplikasi Mercari (メルカリ) adalah marketplace C2C paling populer di Jepang. Kamu bisa menemukan furniture bekas dengan harga sangat murah, bahkan kadang ada yang gratis asalkan kamu mau mengambil sendiri. Yahoo Auctions juga serupa. Perlu sedikit kemampuan membaca huruf Jepang, tapi bisa dibantu dengan Google Translate.

6. Junk Corner di Supermarket atau Pusat Daur Ulang

Di beberapa kota, ada sudut barang gratis atau murah di area perumahan. Biasanya ada pengumuman di papan komunitas atau grup LINE warga sekitar. Kamu bisa mendapatkan rak, meja kecil, atau kursi secara gratis!

Perbandingan Toko: Mana yang Cocok untuk Kamu?

Toko Keunggulan Cocok untuk Harga (relatif)
Nitori Lengkap, desain bagus, ada online Semua kebutuhan furniture Terjangkau
IKEA Multifungsi, stylish Ruangan kecil Terjangkau–Menengah
Toko 100 Yen Sangat murah, beragam Peralatan kecil Sangat murah
Hard Off / 2nd Street Barang bekas murah Hemat maksimal Sangat murah
Mercari Bisa tawar, beragam pilihan Furniture besar bekas Bervariasi

Harga dapat berubah. Selalu cek langsung di situs resmi atau toko untuk informasi terbaru.

Tips Hemat Mengisi Apartemen Jepang

  • Buat daftar prioritas. Tentukan dulu apa yang benar-benar kamu butuhkan di minggu pertama: kasur atau futon, kulkas mini, mesin cuci, panci, dan piring. Sisanya bisa dibeli bertahap.
  • Beli paket "set pindahan" di Nitori atau IKEA. Beberapa toko menawarkan paket bundling peralatan dasar dengan harga lebih hemat dibanding beli satuan.
  • Cek grup komunitas orang Indonesia di kotamu. Banyak yang menjual atau memberikan barang bekas saat pindah. Grup Facebook atau LINE komunitas TKI/mahasiswa Indonesia di Jepang sangat berguna untuk ini.
  • Perhatikan ukuran sebelum membeli. Ukur dulu ruangan dan pintu masuk apartemenmu. Di Jepang, lift di gedung apartemen biasanya sempit, jadi furniture besar mungkin sulit masuk.
  • Manfaatkan waktu akhir tahun fiskal. Sekitar Maret–April adalah musim pindahan di Jepang. Banyak orang membuang atau menjual murah furniture mereka. Ini saat terbaik mencari barang bekas.
  • Jangan beli microwave dan AC baru dulu. Banyak apartemen sudah menyediakan AC (エアコン) built-in. Tanyakan dulu kepada agen properti atau pemilik apartemen.

Menyiasati Ruang Apartemen Jepang yang Sempit

Apartemen tipe 1K atau 1DK yang umum disewa orang asing di Jepang biasanya berukuran 20–30 meter persegi. Berikut beberapa trik untuk memaksimalkan ruang:

  • Gunakan tempat tidur berfungsi ganda seperti sofa bed atau kasur lipat (futon) yang bisa disimpan di lemari pada siang hari.
  • Pilih rak vertikal daripada meja yang memakan banyak lantai.
  • Gunakan organizer gantung di pintu lemari atau dapur untuk menghemat ruang.
  • Hindari membeli terlalu banyak sekaligus — tambahkan furniture secara bertahap sesuai kebutuhan nyata.

Membuang Furniture Lama: Aturan yang Perlu Diketahui

Di Jepang, membuang furniture tidak bisa sembarangan. Barang-barang besar seperti kasur, kulkas, TV, dan mesin cuci masuk kategori sodai gomi (sampah besar) dan ada prosedur khusus serta biaya pembuangan yang diatur oleh pemerintah kota masing-masing. Hubungi kantor kota (shiyakusho/kuyakusho) setempat atau cek website resminya untuk informasi terkini. Jangan membuang barang besar di sembarang tempat karena bisa dikenai denda.

Kesimpulan: Mulai Perlahan, Belanja Cerdas

Mengisi apartemen di Jepang tidak harus mahal. Dengan kombinasi toko seperti Nitori untuk kebutuhan utama, toko 100 yen untuk pernak-pernik, dan Mercari atau toko bekas untuk barang yang lebih besar, kamu bisa mendapatkan semua yang kamu butuhkan tanpa menguras tabungan. Yang penting, buat prioritas, ukur ruangan terlebih dahulu, dan jangan terburu-buru membeli semua sekaligus.

Ingat juga bahwa komunitas orang Indonesia di Jepang sangat aktif dan sering saling membantu — jangan ragu untuk bergabung dan bertanya. Semangat menjalani kehidupan barumu di Jepang! 🇯🇵

Panduan terkait

Bulan pertama Anda di Jepang