Mencari apartemen di Jepang sebagai orang asing memang bisa terasa seperti mendaki gunung yang curam. Salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi adalah penolakan aplikasi sewa apartemen di Jepang untuk orang asing. Jika kamu sudah pernah merasakan ditolak oleh pemilik properti (disebut ooya), kamu tidak sendirian. Artikel ini akan menjelaskan secara jujur mengapa hal itu bisa terjadi dan apa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan peluang diterimanya aplikasimu.
Mengapa Orang Asing Sering Ditolak Saat Menyewa Apartemen di Jepang?
Penolakan bukan selalu berarti diskriminasi langsung, meski memang ada kasus seperti itu. Seringkali ada alasan administratif atau kekhawatiran praktis dari pihak pemilik properti. Berikut adalah penyebab paling umum:
1. Kendala Bahasa
Pemilik properti khawatir tidak bisa berkomunikasi dengan penyewa soal aturan bangunan, kedaruratan, atau keluhan tetangga. Ini menjadi alasan yang paling sering disampaikan secara tidak langsung.
2. Tidak Ada Penjamin (Hoshounin atau Hoshougaisha)
Sistem sewa di Jepang secara tradisional mengharuskan adanya penjamin — biasanya warga negara Jepang atau perusahaan penjamin resmi. Jika kamu tidak punya keduanya, aplikasi bisa langsung ditolak sebelum dipertimbangkan lebih lanjut.
3. Riwayat Kredit atau Keuangan yang Belum Terbukti
Bagi orang yang baru tiba di Jepang, belum ada riwayat pembayaran sewa atau kartu kredit di Jepang. Hal ini membuat pemilik properti merasa tidak yakin soal kemampuan bayar jangka panjang.
4. Status Visa yang Tidak Stabil
Visa jangka pendek atau visa yang hampir habis masa berlakunya dapat membuat pemilik khawatir penyewa akan pergi sebelum kontrak selesai.
5. Pekerjaan Tidak Tetap atau Penghasilan Tidak Jelas
Jika kamu bekerja paruh waktu, freelance, atau baru mulai bekerja, pemilik mungkin mempertanyakan stabilitas penghasilanmu.
6. Prasangka dari Pemilik Properti
Sayangnya, masih ada sebagian pemilik di Jepang yang secara eksplisit atau implisit tidak mau menyewakan kepada orang asing. Ini adalah kenyataan yang perlu diakui, walaupun secara hukum hal ini seharusnya tidak diperbolehkan.
Dokumen yang Biasanya Dibutuhkan dalam Aplikasi Sewa
Sebelum mengajukan aplikasi, pastikan kamu sudah menyiapkan dokumen-dokumen berikut. Persyaratan bisa berbeda tergantung properti dan agen, jadi konfirmasi selalu ke pihak terkait:
- Paspor yang masih berlaku
- Kartu Penduduk (Zairyu Card / 在留カード)
- Bukti penghasilan: slip gaji, surat keterangan kerja, atau kontrak kerja
- Rekening bank Jepang (jika sudah punya)
- Dokumen penjamin atau informasi perusahaan penjamin
- Formulir aplikasi yang diisi lengkap (seringkali dalam bahasa Jepang)
Pastikan semua dokumen lengkap dan terbaca dengan jelas. Dokumen yang tidak lengkap adalah alasan penolakan yang paling mudah dihindari.
Strategi Praktis untuk Meningkatkan Peluang Diterima
Gunakan Layanan Penjamin Perusahaan (Hoshougaisha)
Jika kamu tidak punya kenalan warga Jepang yang bisa menjadi penjamin pribadi, gunakan jasa perusahaan penjamin sewa (hoshougaisha). Banyak apartemen sekarang sudah mensyaratkan ini sebagai standar. Biayanya biasanya sekitar satu bulan sewa di awal dan biaya tahunan, namun konfirmasi langsung ke perusahaan terkait karena besarannya bisa berubah.
Cari Agen Properti yang Berpengalaman dengan Orang Asing
Ada agen properti yang secara khusus membantu orang asing, seperti Sakura House, Fontana, atau agen lokal yang memiliki staf berbahasa Inggris. Mereka memahami prosesnya dan tahu properti mana yang pemiliknya terbuka untuk orang asing.
Minta Bantuan dari Tempat Kerja atau Universitas
Banyak perusahaan Jepang dan universitas menyediakan dukungan untuk karyawan atau mahasiswa asing dalam mencari tempat tinggal. Beberapa bahkan memberikan surat keterangan atau bertindak sebagai penjamin. Tanyakan langsung ke bagian HR atau kantor internasional di tempatmu.
Pertimbangkan Apartemen Share House atau Manshon Khusus Orang Asing
Jika aplikasi apartemen mandiri terus ditolak, share house bisa menjadi solusi sementara yang sangat baik. Prosesnya lebih mudah, dokumen yang dibutuhkan lebih sedikit, dan kamu bisa membangun rekam jejak tinggal di Jepang yang berguna untuk aplikasi selanjutnya.
Siapkan Surat Perkenalan Diri dalam Bahasa Jepang
Menulis surat singkat memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang — siapa kamu, pekerjaanmu, dan komitmenmu sebagai penyewa yang baik — bisa membantu meyakinkan pemilik. Minta bantuan teman yang fasih berbahasa Jepang atau gunakan layanan penerjemahan.
Tunjukkan Stabilitas Finansial
Jika memungkinkan, tunjukkan rekening tabungan dengan saldo yang cukup, atau tawarkan pembayaran beberapa bulan sewa di muka. Ini bisa meningkatkan kepercayaan pemilik properti secara signifikan.
Perbandingan Opsi Tempat Tinggal untuk Orang Asing Baru di Jepang
| Jenis Hunian | Kemudahan Aplikasi | Biaya Awal | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Apartemen Biasa | Sedang – Sulit | Tinggi (shikikin, reikin, dll.) | Yang sudah lama di Jepang |
| Share House | Mudah | Rendah – Sedang | Baru tiba di Jepang |
| Apartemen Khusus Orang Asing | Mudah – Sedang | Sedang | Yang butuh privasi namun proses lebih mudah |
| UR Chintai (Perumahan Negara) | Relatif Mudah | Sedang (tanpa penjamin) | Yang memenuhi syarat pendapatan |
Catatan: Tabel ini bersifat panduan umum. Kondisi nyata bisa berbeda tergantung lokasi dan properti. Selalu konfirmasi langsung ke pihak pengelola.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Ditolak Berulang Kali?
Jika sudah beberapa kali mencoba dan tetap ditolak, jangan patah semangat. Berikut langkah-langkah yang bisa diambil:
- Tanyakan alasannya kepada agen secara langsung. Tidak semua mau memberikan jawaban, tapi kadang ada umpan balik yang berguna.
- Hubungi pusat konsultasi orang asing di wilayahmu. Banyak pemerintah daerah di Jepang menyediakan layanan konsultasi gratis berbahasa asing, termasuk soal masalah sewa.
- Gunakan layanan NPO yang membantu orang asing mencari tempat tinggal, seperti beberapa organisasi di Tokyo dan Osaka yang memfasilitasi proses ini.
- Pertimbangkan UR Chintai, perumahan publik milik pemerintah yang tidak memerlukan penjamin dan lebih terbuka untuk orang asing yang memenuhi syarat penghasilan.
Kesimpulan: Jangan Menyerah, Solusi Selalu Ada
Penolakan aplikasi sewa apartemen di Jepang untuk orang asing memang menjengkelkan dan melelahkan secara emosional. Namun perlu diingat bahwa banyak orang Indonesia dan warga asing lainnya telah berhasil menemukan tempat tinggal yang nyaman di Jepang — dengan persiapan yang tepat dan strategi yang benar.
Kunci utamanya adalah: siapkan dokumen selengkap mungkin, gunakan penjamin perusahaan, dan cari agen yang ramah orang asing. Jika masih kesulitan, share house atau UR Chintai bisa menjadi batu loncatan yang sangat baik sambil membangun rekam jejak di Jepang.
Perjalananmu di Jepang baru saja dimulai. Tantangan ini bisa diatasi — satu langkah demi satu langkah.